Gravity: CAN to TTL Communication Module with SLCAN Protocol adalah modul konverter yang memungkinkan komunikasi antara bus CAN (Controller Area Network) dan antarmuka UART TTL (Serial). Modul ini menerapkan protokol SLCAN (Serial Line CAN) berbasis perintah ASCII, sehingga perangkat dengan port serial (seperti Arduino, Raspberry Pi, atau PC via USB-to-TTL) dapat dengan mudah mengirim dan menerima data dari jaringan CAN. Modul ini dilengkapi antarmuka Gravity 4-pin untuk koneksi plug-and-play ke berbagai board, serta terminal blok untuk koneksi CAN bus. Sangat cocok untuk debugging, pengembangan perangkat IoT otomotif, robotika, atau sistem kontrol industri.
Spesifikasi:
- Tegangan operasi : 3.3V - 5V.
- Arus operasi : 65mA.
- Protokol perintah AT : SLCAN.
- Kompatibel dengan protokol CAN 2.0.
- Antarmuka USB : USB 1.0.
- Tingkat tegangan antarmuka UART : 3.3V, 5V.
- UART baud rate : 115200Bps (Konfigurasi default)
- Jumper komunikasi CAN : ×1
- Indikator komunikasi CAN : ×1
- Bahasa pemrograman : C++, Arduino C, asisten serial.
- Bahan solder : Solder bebas timbal yang ramah lingkungan.
Optional CAN communication baud rates:
- 25kbit/s
- 50kbits/s
- 100kbits/s
- 125kbits/s
- 250kbits/s
- 500kbits/s (konfigurasi default)
- 800kbits/s
- 1Mbits/s
Fitur :
- Mendukung CAN 2.0.
- Menggabungkan perintah protokol SLCAN, memastikan pengoperasian yang ramah pengguna tanpa perlu fokus pada seluk-beluk protokol CAN.
- Memungkinkan konfigurasi baud rate CAN mulai dari 25K hingga 1Mbps, menjamin pengiriman 500 paket data per detik tanpa kerugian.
- Mengintegrasikan antarmuka USB, menghilangkan persyaratan untuk koneksi USB-ke-UART tambahan dan memberikan kegunaan yang nyaman.
- Kompatibel dengan 3.3V dan 5V voltage level dan catu daya.
- Parameter konfigurasi dapat disimpan bahkan saat daya terputus.
Aplikasi :
- Debugging dan monitoring jaringan CAN : Menghubungkan bus CAN mobil, motor, atau mesin industri ke laptop/PC melalui USB-to-TTL untuk analisis data real-time.
- Pengembangan IoT otomotif : Membaca data dari ECU kendaraan (kecepatan, RPM, suhu mesin) menggunakan Arduino atau Raspberry Pi.
- Robotika dan drone : Menghubungkan aktuator dan sensor berbasis CAN ke pengendali utama yang memiliki UART.
- Sistem kontrol industri : Sebagai gerbang serial untuk PLC atau HMI yang menggunakan CAN bus (misalnya CANopen).
- Data logger CAN : Merekam lalu lintas CAN dalam penyimpanan lokal menggunakan mikrokontroler sederhana.
- Prototipe perangkat CAN : Mempercepat pengembangan firmware yang memerlukan antarmuka CAN tanpa perlu membangun sirkuit transceiver dari awal.
Isi Dalam Paket :
- 1x CAN TO UART/USB Module
- 1x Gravity-4P I2C/UART Sensor Cable
Dokumen :